Memilih Investasi Yang Tepat Untuk Rencana Keuangan Yang Lebih Baik

Memilih Investasi Yang Tepat Untuk Rencana Keuangan Yang Lebih Baik

Pernahkah Anda mendapatkan tawaran investasi dari rekan atau kerabat? Dengan hanya sekian ratus ribu atau sekian juta rupiah, modal itu akan balik dan bertambah berkali-kali lipat dalam beberapa bulan saja? Akan tetapi Anda juga harus memenuhi syarat dengan mengajak orang lain untuk berinvestasi?

Sebelum memilih jenis investasi ini, sebaiknya Anda pikir-pikir lagi. Apakah itu yang disebut investasi? Atau jangan-jangan hanya mengatasnamakan investasi saja karena dalam berinvestasi ada hal yang harus diketahui dulu.

Yang pertama, investasi itu berbeda dengan modal usaha. Kalaupun kita memberikan modal usaha untuk orang lain dapat dikatakan investasi, namun kita tidak bekerja untuknya. Artinya, investasi lebih menitikberatkan pada pasif income dimana kita tidak perlu bekerja untuk mendapatkan keuntungan.

Selain itu, ada investasi jangka pendek dan juga investasi jangka panjang. Anda mungkin memilih investasi untuk jangka panjang, seperti dana pensiun atau pendidikan anak saat kuliah nanti. Tapi enggak jarang investor memakai jangka pendek. Kalau udah mengetahui tujuan investasinya dalam jangka waktu akan lebih gampang  memilih investasi yang dipilih.

Dalam hukum investasi, jika kita menginginkan keuntungan besar, maka kita juga harus siap dengan resiko yang besar pula. Begitupun sebaliknya.

Maka, kalau ada penawaran yang mengatasnamakan investasi yang menjanjikan keuntungan yang sangat besar dengan resiko yang sangat rendah, hal itu patut kita waspadai. Apalagi kita harus bekerja untuk menarik orang.

Salah satu jenis investasi jangka pendek dan sangat aman adalah deposito. Dengan memilih bank di bawah naungan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) maka jenis investasi ini sangat aman. Apalagi jika ada deposito berhadiah.

#depositoberhadiah

By | 2018-05-07T03:44:17+00:00 May 3rd, 2018|article|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment