Kesalahan Mengelola Uang Yang Sering Dilakukan Fresh Graduate

Kesalahan Mengelola Uang Yang Sering Dilakukan Fresh Graduate

Usia 20-an adalah usia yang rawan. Kesalahan pada usia ini biasa terjadi, tapi bukan berarti tidak bisa dihindari. Yang berbahaya adalah kesalahan mengelola uang. Bila terperosok jauh ketika berbuat kesalahan itu, dampaknya bisa terus ada hingga berusia tua. Anda mungkin hidup dengan hutang yang banyak sehingga tidk punya tabungan masa depan. Apa saja kesalahan yang harus dihindari saat usia 20-an itu?

Banyak Ngambil Kredit Konsumtif

Kredit konsumtif adalah kredit yang tujuannya membeli barang yang bukan termasuk kebutuhan. Misalnya buat beli handphone keluaran terbaru, padahal handphone di tangan baru dibeli tahun lalu dan masih lancar jaya. Kredit konsumtif bakal membebani keuangan bila gak berhati-hati. Beda kalau ambil kredit buat jalani usaha sampingan selagi kuliah atau kerja. Faedahnya bakal tampak lebih nyata saat usaha itu berjalan lancar.

Tidak Punya Dana Darurat

Dana darurat adalah dana yang disisihkan dari penghasilan untuk jaga-jaga bila kelak terjadi hal yang gak diinginkan dan butuh dana segera. Contohnya, diri sendiri atau keluarga jatuh sakit dan perlu pertolongan segera. Dana darurat bisa diambil agar rumah sakit bisa segera bertindak. Besaran dana ini direkomendasikan 10-12 kali penghasilan.

Tidak Berinvestasi

Investasi zaman sekarang sangat mudah. Gak perlu nongkrongin pergerakan saham di bursa efek. Deposito misalnya, bisa dijalankan secara online, bahkan lewat situs marketplace. Modalnya pun kecil, gak sampai Rp 1 juta udah bisa jalan itu investasi. Bila memulai investasi sejak dini, hasilnya bisa lebih mencukupi pada masa depan.

Hidup Dari Kartu Kredit

Kartu kredit adalah alat transaksi, bukan alat utang. Kartu kredit bisa saja dijadikan kartu sakti buat memenuhi kebutuhan rutin bulanan, tapi harus dipikirkan pula pelunasannya.

Gak Punya Tujuan Finansial

Usia 20-an seharusnya tujuan masa depan sudah ditentukan. Mau nikah usia berapa, beli rumah kapan, liburan ke mana. Semua itu membutuhkan rencana finansial. Makanya, tujuan finansial mesti dirancang secara matang. Dengan demikian, kita punya panduan mau diapakan hidup ini agar sampai di tujuan.

Masih Bergantung Sama “Bantuan” Orangtua

Pasti hampir semua orangtua mau bantu anaknya. Tapi jangan sampai anda yang berusia 20-an lantas bergantung terus pada bantuan mereka. Bisa-bisa gak mampu hidup mandiri, bahkan saat sudah berkeluarga sendiri nanti.

Menyisihkan Tabungan, Bukan Memprioritaskan Tabungan

Saat baru awal bekerja, pasti muncul godaan foya-foya. Tapi ingat, harus prioritaskan tabungan. Bedakan dengan menyisihkan tabungan ya. Kalau prioritas, berarti saat gaji masuk, langsung dipotong sekian persen buat masuk tabungan. Bila menyisihkan, tunggu menjelang habis bulan untuk melihat berapa sisa gaji yang bisa ditabung.

By |2018-11-22T07:30:42+00:00November 22nd, 2018|article|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment