writter

About writter

This author has not yet filled in any details.
So far writter has created 66 blog entries.
12 09, 2017

Jadilah Tipe Planner dalam Mengelola Keuangan

By | 2017-09-12T04:23:39+00:00 September 12th, 2017|article|0 Comments

Setiap orang membutuhkan kemampuan dan pengetahuan seputar pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-harinya. Kelak kemampuan dan pengetahuan ini akan berguna untuk kesehatan finansial di masa depan. Terutama dalam mengumpulkan tabungan masa depan, dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan mengendalikan diri dalam mengelola keuanganya.

Bijak dalam mengelola keuangan akan menjadikan kondisi ekonomi keluarga lebih tertata dan akan membawa lebih banyak manfaat dalam kehidupan.Tapi tahukah Anda, bahwa tipe kepribadian seseorang sebenarnya berbanding lurus dengan cara seseorang dalam mengelola uangnya.

Masing-masing tipe kepribadian bisa mempengaruhi cara orang tersebut dalam mengelola uangnya. Setidaknya ada sekitar 16 kepribadian seseoarang dalam mengelola keuangannya. Setidaknya begitulah menurut para pakar. Namun yang paling menarik di sini adalah tipe planner atau perencana.

Kelompok kepribadian dengan tipe perencana dikenal sangat cermat. Karena kecermatannya inilah orang yang masuk dalam kelompok kepribadian bertipe perencana atau planner dianggap sangat pas dalam menjadi pengelola investasi jangka panjang.

Bukan hanya untuk orang lain, kelompok kepribadian bertipe planner juga mampu mengatur keuangan pribadinya sehingga kebutuhan di masa yang akan datang bisa tercukupi. Di sisi investasi, mereka juga sangat jeli dan disiplin dalam memantau perkembangan berkaitan dengan investasi jangka panjang yang sudah dijalankan.

Tapi diantara kelebihan tentu ada kekurangan. Para pemilik kepribadian tipikal planner kadang kurang handal untuk investasi jangka pendek, ini karena secara alamiah memang pemikiran mereka sepenuhnya diarahkan untuk mengawasi investasi jangka panjangnya. Jika seseorang dapat mengatasi titik lemah pada tipe planner ini, maka dapat dipastikan ia akan dapat mengatur keuanganya dengan lebih baik di masa depan.

#tabunganmasadepan

11 09, 2017

Pendapatan Tidak Meningkat Adalah Satu Ketakutan Finansial yang Harus Diatasi

By | 2017-09-11T04:28:11+00:00 September 11th, 2017|article|0 Comments

Ketakutan adalah suatu hal yang sangat manusiawi, bahkan hampir semua orang akan memiliki perasaan tersebut dalam dirinya. Ketakutan bisa saja terjadi dalam berbagai bidang, termasuk dalam keuangan.

Meski mapan secara finansial, seseorang belum tentu tidak memiliki ketakutan finansial. Hal ini sebenarnya wajar saja, mengingat semua aset tersebut didapatkan dengan kerja keras dan bahkan ditambah dengan usaha yang cukup panjang. Juga hampir semua hal dalam kehidupan kita tidak bisa dipisahkan dari uang, sehingga keuangan menjadi salah satu hal yang paling dikhawatirkan banyak orang. Jadi, sangat wajar jika kekhawatiran yang cukup besar juga kerap berubah menjadi ketakutan.

Apa pun jenis ketakutan finansial yang dimiliki sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut dengan tepat sejak awal. Tindakan ini bukan hanya akan menghilangkan ketakutan finansial itu sendiri, tetapi juga mengatasi berbagai risiko finansial yang mungkin akan dihadapi pada masa yang akan datang.

Biaya hidup tentu akan meningkat setiap tahunnya dan semestinya hal ini juga dibarengi dengan adanya peningkatan yang seimbang dalam pendapatan tetap. Namun, hal ini tentu tidak ada jaminan, terutama bagi kita yang berbisnis dan memiliki risiko yang cukup besar dalam keuangan.

Jadi wajar saja jika hal ini menjadi salah satu ketakutan finansial terbesar yang dihadapi banyak orang. Untuk mengatasi ketakutan ini, pastikan selalu menambah kemampuan kerja dengan baik dan optimal.

Belajarlah lebih banyak hal baru, terutama hal-hal yang bisa mendukung pekerjaan dan karier saat ini menjadi lebih baik lagi. Jika memiliki banyak skill, masalah pekerjaan atau bisnis tentu akan jauh lebih mudah untuk diatasi. Sehingga kita dapat terus menumpuk tabungan masa depan demi masa depan kita yang lebih cerah.

#tabunganmasadepan

8 09, 2017

Pilihan Investasi Menguntungkan yang Bisa Kamu Lakukan

By | 2017-09-11T04:25:35+00:00 September 8th, 2017|article|0 Comments

Kegiatan investasi adalah salah satu kegiatan yang sangat disarankan dalam mewujudkan kesehatan finansial di masa depan. BPR Jawa Tengah merealisasikan hal ini dengan membuat berbagai produk tabungan rakyat yang memang ramah untuk rakyat. Sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menabung dan berinvestasi demi masa depan finansial yang lebih baik.

Buat yang sudah punya pemasukan tetap, dan masih ingin mendapatkan tambahan pemasukan lagi, investasi rasa-rasanya adalah pilihan yang paling sempurna untuk itu. Selain uang tidak akan begitu saja meluncur deras karena habis tergerus kebutuhan. Berinvestasi juga akan membawa manfaat di masa mendatang kala terdesak kebutuhan.

Kondisi perekonomian yang ditengarai sedang membaik, tingkat inflasi yang terukur serta fluktuasi kurs Rupiah cenderung stabil merupakan saat yang tepat untuk mencoba investasi reksa dana. Terlebih untuk orang yang punya rencana keuangan jangka menengah dan panjang. Ditambah ada pilihan jenis reksa dana dalam bentuk saham, campuran atau pasar uang.

Secara prosentase, reksa dana saham berpotensi menuai hasil antara 18-25%, sementara untuk tipe pasar uang bisa ada pertumbuhan sekitar 5%. Tipe mana yang ingin dipilih semua bergantung pada kemauan masing-masing. Tapi sebagai tips, para pakar keuangan menyarankan untuk tidak bertaruh pada satu tipe investasi saja. Ini karena ada kemungkinan gagal yang lebih besar.

Selain itu juga ada obligasi. Sama seperti reksa dana, obligasi juga diperkirakan akan jadi salah satu investasi yang terpopuler di tahun ini. Pertumbuhannya berkisar antara 7 sampai 12%, dengan keunggulan lain dimana suku bunganya cenderung stabil, ini karena suku bunga obligasi tidak terpengaruh dengan inflasi maupun harga pasar obligasi.

#tabunganrakyat

7 09, 2017

Prioritaskan Hutang Anda Jika Ingin Cepat Lunas

By | 2017-09-07T08:59:12+00:00 September 7th, 2017|article|0 Comments

Mengelola keuangan tentu bukan sebuah hal yang baru di dalam kehidupan Anda. Dimana Anda memiliki penghasilan bulanan, sudah tentu Anda akan dituntut untuk mengatur keuangan tersebut agar tetap seimbang dengan pengeluaran yang Anda lakukan. Namun, hal ini juga kerap menjadi salah satu perkara yang sulit untuk dilakukan, mengingat hanya sedikit saja orang yang dapat mengelola keuangan mereka dengan baik dan maksimal.

Utang merupakan salah satu komponen yang paling sering membuat seseorang mengalami kegagalan dalam mengelola keuangan. Berbagai kebiasaan buruk yang dimiliki oleh seseorang dalam mengatur keuangan, sangat mungkin membuat orang tersebut menjadi berutang atau bahkan terlilit di dalam kubangan utang yang semakin hari semakin dalam.

Jika sudah begini, maka keuangan akan terganggu dan mengalami banyak masalah yang pada ujung-ujungnya akan merugikan diri sendiri. Untuk itu, cobalah untuk mengelola keuangan dengan bijak dan tepat, sehingga berbagai utang tidak akan mengganggu keuangan di masa yang akan datang.

Kita tentu memiliki sejumlah dana yang dapat dialokasikan untuk menjadi dana pelunasan utang. Meski tidak melunasinya sekaligus, ada baiknya segera menyicil dan tidak membuang kesempatan untuk segera mulai membayar utang-utang tersebut. Milikilah komitmen yang kuat, bahwa Anda akan mengalokasikan dana yang ada hanya untuk membayar utang saja, dan bukan untuk kebutuhan lainnya.

Identifikasi utang mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar sekalipun, sehingga semua bisa terlihat dengan jelas. Mulailah membayar utang yang memiliki bunga terbesar, misalnya utang kartu kredit atau pinjaman bank lainnya. Hal ini penting, agar segera bebas dari tagihan bunga utang yang juga lumayan besar. Lakukan pelunasan ini secara bertahap namun pasti agar Anda dapat segera mengumpulkan sejumlah tabungan masa depan untuk masa depan Anda nanti.

#tabunganmasadepan

 

6 09, 2017

Pentingnya Menekan Biaya Pengeluaran Rumah Tangga

By | 2017-09-06T07:23:11+00:00 September 6th, 2017|article|0 Comments

Sudah menyusun dan mencoba untuk menjalankan anggaran rumah tangga dengan baik, namun masih saja tekor dan kewalahan memenuhi kebutuhan dalam sebulan? Telah mencoba berhemat dan mengupayakan untuk selalu cermat ketika berbelanja, tetapi uang belanja seringkali habis sebelum tanggal gajian tiba?

Jika hal-hal seperti ini selalu terjadi di dalam keuangan, maka besar kemungkinan memang perlu melakukan evaluasi dan memperketat semua anggaran pengeluaran di dalam keuangan. Ada banyak orang yang tidak bisa menjalankan semua anggaran rumah tangga dengan efisien, barangkali Anda adalah salah satunya.

Hal ini tentu tidak akan baik untuk kesehatan finansial kita di masa kini atau di masa depan. Padahal kita harus rajin-rajin mengumpulkan tabungan masa depan untuk masa depan kita yang lebih baik.

Rumah tangga memiliki sejumlah kebutuhan yang kompleks, di mana Anda harus dapat memenuhi semua kebutuhan seluruh anggota keluarga dengan sangat tepat. Bukan hanya diri sendiri saja, namun anggaran ini juga harus memenuhi semua kebutuhan pasangan serta anak-anak dengan tepat, sehingga rumah tangga juga bisa berjalan dengan baik.

Bagi pasangan yang baru saja menikah atau bahkan mereka yang baru saja memiliki anggota keluarga baru atau bayi, maka besar kemungkinan di bulan-bulan pertama anggaran rumah tangga tidak akan berjalan dengan mulus dan lancar. Namun jika ternyata hal seperti ini terus berlangsung di dalam rumah tangga, maka sejumlah cara dan juga kebijakan khusus harus segera diterapkan di dalam anggaran tersebut.

Jika pengeluaran rumah tangga seringkali membengkak dan keluar dari anggaran yang telah ditetapkan, maka sudah tentu kita harus segera melakukan evaluasi, termasuk dengan menerapkan berbagai cara yang dapat menekan pengeluaran ini dengan efektif.

#tabunganmasadepan

5 09, 2017

Pahami Segala Risikonya dalam Investasi Emas

By | 2017-09-05T04:23:53+00:00 September 5th, 2017|article|0 Comments

Pada umumnya masyarakat sudah paham kalau emas merupakan salah satu instrumen investasi. Namun sebagian besar masyarakat yang masih memiliki pola pikir klasik cenderung menjadikan emas sebagai pilihan investasi yang utama. Memang emas bisa menjadi lumbung mendapatkan lebih banyak keuntungan lewat pilihan investasi. Namun, di balik besarnya potensi dari investasi emas, perlu diwaspadai bahwa penipuan bisa saja terjadi.

Sampai hari ini sudah sering terjadi penipuan terkait dengan investasi emas. Karena itu, Anda perlu berhati-hati dan mencermati tawaran dari siapa pun. Apalagi jika sistemnya atau perusahaannya tidak jelas. Bukanya untung malah bisa buntung kalau tidak hati-hati. Jika bisa, telitilah sendiri apakah perusahaan yang menyediakan investasi emas tersebut memang benar bonafide atau bisa dipercaya. Agar tabungan masa depan kita yang berupa emas dapat aman dan menguntungkan.

Tidak perlu bingun dalam berinvestasi emas. Membeli emas sendiri lalu menyimpannya di brankas atau membeli perhiasan emas sebanyak-banyaknya dan disimpan di rumah juga bisa dilakukan. Secara prinsip investasi emas memang berawal dari membeli emas, menyimpannya, dan menjual kembali saat harga naik.

Dan tentunya, yang perlu diingat adalah tidak ada investasi yang tidak berpotensi mengalami kerugian. Jika ada yang mengatakan ada investasi emas yang akan memberikan return tetap setiap bulan sekian persen, di situlah Anda perlu waspada. Memahami cara kerja investasi emas dengan segala risikonya membuat Anda bisa lebih maksimal untuk mendapatkan imbal balik yang terbaik. Namun tentu kita tidak pernah mendengar harga emas yang turun drastis. Dapat dikatakan kalau harga emas cukup stabil. Namun hendaknya kita harus tetap memperhitungkan resiko sekecil apapun.

#tabunganmasadepan

4 09, 2017

Cara Bagi Hasil untuk Bisnis Patungan yang Lebih Adil

By | 2017-09-04T07:37:49+00:00 September 4th, 2017|article|0 Comments

Dalam berbisnis salah satu kendala awal adalah terkait permodalan. Jika tidak ingin membangun usaha dengan modal utang bank, solusinya adalah lakukan saja usaha dengan modal patungan bersama rekan bisnis yang Anda percaya. Lalu bagaimana dengan skema pembagian keuntungan usaha agar adil?

Salah seorang penulis bisnis ternama memiliki ide menarik tentang pembagian hasil bisnis patungan yang adil. Selama ini, pembagian keuntungan seringkali didasarkan pada jumlah modal yang disetor oleh masing-masing peserta usaha patungan. Padahal dalam praktiknya, aktivitas usaha tidak hanya butuh modal saja, tapi juga butuh waktu dan keahlian serta pengalaman dari pemilik modal.

Hal ini yang membuat skema pembagian keuntungan dengan sistem pembagian dengan porsi yang tetap (fixed equity split) dirasa kurang adil. Yang mengeluarkan modal uang lebih banyak mendapatkan porsi keuntungan yang lebih harus disesuaikan juga dengan beban pekerjaan yang dilakukan. Hal ini karena kemampuan, waktu dan tenaga juga merupakan modal yang harus dihargai. Maka beban pekerjaan juga harus diperhitungkan untuk membagi hasil yang lebih adil. Sekema ini dikenal dengan istilah teori porsi saham dinamis (dynamic equity split).

Misalnya Andi dan Ali sepakat membentuk usaha patungan demi tabungan masa depan mereka dengan komposisi modal awal Andi sebesar Rp350 juta dan modal awal Ali Rp150 juta. Perhitungan porsi bagi hasil dari usaha patungan tersebut adalah Andi 30% dan Ali 70%. Seiring berjalannya waktu, Andi mendapatkan peluang bisnis baru dan kemudian menjalankan bisnis barunya tersebut hingga membuat Ali harus mengerjakan porsi pekerjaan Andi, maka Andi akan mendapatkan porsi keuntungan Rp70 juta sedangkan Ali Rp30 juta, tanpa membedakan siapa yang bekerja full time dan part time.

#tabunganmasadepan

25 08, 2017

Perbedaan Waktu Penarikan Menyimpan Uang Deposito dan Tabungan

By | 2017-08-28T07:18:46+00:00 August 25th, 2017|article|0 Comments

Kita tentu sering mendengar bahwa deposito dan tabungan biasa memiliki perbedaan. Terutama dalam hal keuntungan yang akan didapatkan. Deposito menjanjikan penawaran bunga yang lebih tinggi ketimbang tabungan biasa. Apalagi deposito berhadiah yang memiliki keuntungan ganda. Tapi, di sisi pelayanan dan kenyamanan transaksi, tabungan biasa lebih nyaman dan mudah.

Secara konsep, perbedaan mendasar deposito dan tabungan adalah dari sisi sistem pengambilan dana. Kalau Anda menyimpan uang dalam bentuk tabungan, maka dana Anda bisa diambil kapan saja, sedangkan jika simpanan Anda dalam bentuk deposito, maka hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu karena deposito merupakan simpanan yang berjangka. Jadi, salah satu perbedaan yang paling mendasar dari keduanya adalah fleksibilitas pada penarikannya.

Deposito ini dirancang dengan tenor jangka waktu tertentu. Ada beberapa pilihan waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Apabila tabungan Anda disimpan di deposito 3 bulan, maka secara otomatis Anda tidak bisa mengambilnya sebelum 3 bulan, begitupun seterusnya.

Jika dana di dalam tabungan bisa ditarik kapan saja di semua ATM, sedangkan penarikan Deposito ini juga tidak bisa dilakukan di mana saja. Artinya simpanan dalam bentuk deposito ini hanya akan dapat ditarik dari bank di mana Anda mendaftarkan simpanan deposito tersebut.

Tujuan produk deposito dan tabungan juga berbeda. Anda harus bisa memanfaatkannya dengan baik sesuai rencana keuangan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah dengan cara memisahkan antara dana jangka panjang dengan kebutuhan rutin dan darurat.

Masukkan dana darurat dan kebutuhan harian ke produk tabungan, sedangkan dana untuk tujuan jangka panjang bisa dimasukkan ke dalam produk deposito.

Jika dana untuk kebutuhan jangka panjang disimpan pada rekening tabungan yang sama dengan dana untuk kebutuhan rutin, dikhawatirkan nantinya dana akan terpakai untuk membayar keinginan sesaat sehingga mengganggu tujuan keuangan jangka panjang Anda.

#depositoberhadiah

23 08, 2017

Trik Sukses Kuliah Sambil Kerja

By | 2017-08-28T07:18:57+00:00 August 23rd, 2017|article|0 Comments

Sudah hal umum di zaman sekarang mahasiswa dapat kuliah sambil bekerja. Dengan bekerja, maka mahasiswa dapat menghasilkan uang sekaligus menuntut ilmu yang digelutinya. Namun hal ini tidaklah mudah. Akan ada dua dunia yang akan mahasiswa tersebut jalani, dan ini tidak mudah.

Maka agar dapat sukses, kita harus dapat menetapkan prioritas terlebih dahulu. Apakah kita mengedepankan pekerjaan terlebih dahulu atau kuliah? Semua memiliki kondisi berbeda sehingga prioritas berbeda. Biasanya yang bekerja dengan jam karyawan pasti akan memprioritaskan pekerjaan terlebih dahulu sehingga mengambil kuliah setelah jam pulang kerja atau Sabtu-Minggu. Sementara untuk yang kuliah dengan jam reguler apalagi di universitas negeri, maka jadwal bekerjalah yang seharusnya menyesuaikan dengan jadwal kuliah agar keduanya bisa berjalan dengan lancar.

Kita harus memastikan bahwa pihak kantor mengetahui hal tersebut. Buatlah semuanya secara transparan. Mengapa harus demikian? Karena apabila ada urusan di kampus yang penting seperti UTS, UAS, atau bahkan sidang skripsi sekalipun, Anda akan mendapatkan dispensasi dari kantor.

Ketika kita memutuskan untuk bekerja sambil kuliah, pastikan kita memiliki pengaturan atau manajemen waktu yang baik. Perlu diketahui, menjalankan keduanya secara bersamaan tidaklah mudah, tapi juga tidak sesulit yang Anda kira kalau Anda menerapkan manajemen waktu yang baik.

Cukup dimulai dengan langkah awal yang simpel saja, yaitu membuat jadwal kuliah dan pekerjaan Anda tidak bentrok satu sama lain. Jangan lupa untuk selalu selesaikan pekerjaan tepat waktu di kantor, dan sisihkan waktu lebih dalam sehari untuk mengurus tugas-tugas di kampus. Tetaplah bekerja untuk dapat mengumpulkan tabungan masa depan untuk masa depan nanti.

#tabunganmasadepan

22 08, 2017

Menabung dan Kesulitanya

By | 2017-08-28T07:19:29+00:00 August 22nd, 2017|article|0 Comments

Menabung merupakan hal baik yang sudah diajarkan sejak kecil oleh orang tua maupun oleh guru kita. Hampir semua orang yang pernah menginjakkan kakinya di sekolah akan mengerti dan paham benar tentang manfaat menabung. Namun, tidak mudah untuk mewujudkan realisasinya. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi untuk dapat menabung dengan rajin dan disiplin.

Meski terlihat mudah dan tidak merepotkan, namun pada kenyataannya kegiatan menabung kerap menjadi salah satu hal yang sulit untuk dijalankan oleh sebagian besar orang. Bukan hanya oleh mereka yang masih belum dewasa saja atau masih berusia sekolah, bahkan oleh mereka yang telah bekerja dan memiliki penghasilan sekalipun, kegiatan ini terasa sulit untuk dijadikan sebagai kebiasaan.

Selalu ada banyak alasan untuk menunda dan tidak kunjung memulai kegiatan menabung tersebut, meskipun telah memiliki sejumlah penghasilan. Alasan ini bisa saja beragam, mulai dari: gaji yang terlalu kecil, pengeluaran yang selalu membengkak, atau bahkan penghasilan yang tidak pernah cukup untuk menutupi semua kebutuhan.

Ketika Anda berencana untuk melakukan sebuah kegiatan, tentu Anda akan mempertimbangkan dampak baik dan buruknya. Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk membiasakan diri dalam menabung. Jika Anda memahami dengan baik manfaat yang akan didapatkan atas kegiatan tersebut, maka keinginan untuk segera dan terus menabung juga akan semakin besar.

Sejumlah pengeluaran bisa saja muncul secara mendadak dan segera membutuhkan dana yang cukup. Hal-hal seperti inilah yang patut dijadikan alasan mengapa penting untuk memiliki tabungan. Bukan hanya itu saja, pertimbangkan juga untuk memiliki investasi di masa yang akan datang, yang tentunya bisa dimulai dari sekarang dengan cara menabung terlebih dahulu.

Artinya, kegiatan menabung ini bisa juga dilibatkan untuk mencapai tujuan keuangan di masa yang akan datang, di mana tujuan tersebut mungkin saja tidak bisa dicapai dalam kurun waktu yang cepat akibat minimnya pendapatan saat ini.

Apapun yang Anda butuhkan di dalam keuangan, pastikan untuk selalu memiliki banyak alasan untuk menabung, berapapun jumlah pendapatan saat ini. BPR Jawa Tengah selalu siap menerima tabungan Anda.

#bprjawatengah