writter

About writter

This author has not yet filled in any details.
So far writter has created 51 blog entries.
5 09, 2017

Pahami Segala Risikonya dalam Investasi Emas

By | 2017-09-05T04:23:53+00:00 September 5th, 2017|article|0 Comments

Pada umumnya masyarakat sudah paham kalau emas merupakan salah satu instrumen investasi. Namun sebagian besar masyarakat yang masih memiliki pola pikir klasik cenderung menjadikan emas sebagai pilihan investasi yang utama. Memang emas bisa menjadi lumbung mendapatkan lebih banyak keuntungan lewat pilihan investasi. Namun, di balik besarnya potensi dari investasi emas, perlu diwaspadai bahwa penipuan bisa saja terjadi.

Sampai hari ini sudah sering terjadi penipuan terkait dengan investasi emas. Karena itu, Anda perlu berhati-hati dan mencermati tawaran dari siapa pun. Apalagi jika sistemnya atau perusahaannya tidak jelas. Bukanya untung malah bisa buntung kalau tidak hati-hati. Jika bisa, telitilah sendiri apakah perusahaan yang menyediakan investasi emas tersebut memang benar bonafide atau bisa dipercaya. Agar tabungan masa depan kita yang berupa emas dapat aman dan menguntungkan.

Tidak perlu bingun dalam berinvestasi emas. Membeli emas sendiri lalu menyimpannya di brankas atau membeli perhiasan emas sebanyak-banyaknya dan disimpan di rumah juga bisa dilakukan. Secara prinsip investasi emas memang berawal dari membeli emas, menyimpannya, dan menjual kembali saat harga naik.

Dan tentunya, yang perlu diingat adalah tidak ada investasi yang tidak berpotensi mengalami kerugian. Jika ada yang mengatakan ada investasi emas yang akan memberikan return tetap setiap bulan sekian persen, di situlah Anda perlu waspada. Memahami cara kerja investasi emas dengan segala risikonya membuat Anda bisa lebih maksimal untuk mendapatkan imbal balik yang terbaik. Namun tentu kita tidak pernah mendengar harga emas yang turun drastis. Dapat dikatakan kalau harga emas cukup stabil. Namun hendaknya kita harus tetap memperhitungkan resiko sekecil apapun.

#tabunganmasadepan

4 09, 2017

Cara Bagi Hasil untuk Bisnis Patungan yang Lebih Adil

By | 2017-09-04T07:37:49+00:00 September 4th, 2017|article|0 Comments

Dalam berbisnis salah satu kendala awal adalah terkait permodalan. Jika tidak ingin membangun usaha dengan modal utang bank, solusinya adalah lakukan saja usaha dengan modal patungan bersama rekan bisnis yang Anda percaya. Lalu bagaimana dengan skema pembagian keuntungan usaha agar adil?

Salah seorang penulis bisnis ternama memiliki ide menarik tentang pembagian hasil bisnis patungan yang adil. Selama ini, pembagian keuntungan seringkali didasarkan pada jumlah modal yang disetor oleh masing-masing peserta usaha patungan. Padahal dalam praktiknya, aktivitas usaha tidak hanya butuh modal saja, tapi juga butuh waktu dan keahlian serta pengalaman dari pemilik modal.

Hal ini yang membuat skema pembagian keuntungan dengan sistem pembagian dengan porsi yang tetap (fixed equity split) dirasa kurang adil. Yang mengeluarkan modal uang lebih banyak mendapatkan porsi keuntungan yang lebih harus disesuaikan juga dengan beban pekerjaan yang dilakukan. Hal ini karena kemampuan, waktu dan tenaga juga merupakan modal yang harus dihargai. Maka beban pekerjaan juga harus diperhitungkan untuk membagi hasil yang lebih adil. Sekema ini dikenal dengan istilah teori porsi saham dinamis (dynamic equity split).

Misalnya Andi dan Ali sepakat membentuk usaha patungan demi tabungan masa depan mereka dengan komposisi modal awal Andi sebesar Rp350 juta dan modal awal Ali Rp150 juta. Perhitungan porsi bagi hasil dari usaha patungan tersebut adalah Andi 30% dan Ali 70%. Seiring berjalannya waktu, Andi mendapatkan peluang bisnis baru dan kemudian menjalankan bisnis barunya tersebut hingga membuat Ali harus mengerjakan porsi pekerjaan Andi, maka Andi akan mendapatkan porsi keuntungan Rp70 juta sedangkan Ali Rp30 juta, tanpa membedakan siapa yang bekerja full time dan part time.

#tabunganmasadepan

25 08, 2017

Perbedaan Waktu Penarikan Menyimpan Uang Deposito dan Tabungan

By | 2017-08-28T07:18:46+00:00 August 25th, 2017|article|0 Comments

Kita tentu sering mendengar bahwa deposito dan tabungan biasa memiliki perbedaan. Terutama dalam hal keuntungan yang akan didapatkan. Deposito menjanjikan penawaran bunga yang lebih tinggi ketimbang tabungan biasa. Apalagi deposito berhadiah yang memiliki keuntungan ganda. Tapi, di sisi pelayanan dan kenyamanan transaksi, tabungan biasa lebih nyaman dan mudah.

Secara konsep, perbedaan mendasar deposito dan tabungan adalah dari sisi sistem pengambilan dana. Kalau Anda menyimpan uang dalam bentuk tabungan, maka dana Anda bisa diambil kapan saja, sedangkan jika simpanan Anda dalam bentuk deposito, maka hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu karena deposito merupakan simpanan yang berjangka. Jadi, salah satu perbedaan yang paling mendasar dari keduanya adalah fleksibilitas pada penarikannya.

Deposito ini dirancang dengan tenor jangka waktu tertentu. Ada beberapa pilihan waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Apabila tabungan Anda disimpan di deposito 3 bulan, maka secara otomatis Anda tidak bisa mengambilnya sebelum 3 bulan, begitupun seterusnya.

Jika dana di dalam tabungan bisa ditarik kapan saja di semua ATM, sedangkan penarikan Deposito ini juga tidak bisa dilakukan di mana saja. Artinya simpanan dalam bentuk deposito ini hanya akan dapat ditarik dari bank di mana Anda mendaftarkan simpanan deposito tersebut.

Tujuan produk deposito dan tabungan juga berbeda. Anda harus bisa memanfaatkannya dengan baik sesuai rencana keuangan. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah dengan cara memisahkan antara dana jangka panjang dengan kebutuhan rutin dan darurat.

Masukkan dana darurat dan kebutuhan harian ke produk tabungan, sedangkan dana untuk tujuan jangka panjang bisa dimasukkan ke dalam produk deposito.

Jika dana untuk kebutuhan jangka panjang disimpan pada rekening tabungan yang sama dengan dana untuk kebutuhan rutin, dikhawatirkan nantinya dana akan terpakai untuk membayar keinginan sesaat sehingga mengganggu tujuan keuangan jangka panjang Anda.

#depositoberhadiah

23 08, 2017

Trik Sukses Kuliah Sambil Kerja

By | 2017-08-28T07:18:57+00:00 August 23rd, 2017|article|0 Comments

Sudah hal umum di zaman sekarang mahasiswa dapat kuliah sambil bekerja. Dengan bekerja, maka mahasiswa dapat menghasilkan uang sekaligus menuntut ilmu yang digelutinya. Namun hal ini tidaklah mudah. Akan ada dua dunia yang akan mahasiswa tersebut jalani, dan ini tidak mudah.

Maka agar dapat sukses, kita harus dapat menetapkan prioritas terlebih dahulu. Apakah kita mengedepankan pekerjaan terlebih dahulu atau kuliah? Semua memiliki kondisi berbeda sehingga prioritas berbeda. Biasanya yang bekerja dengan jam karyawan pasti akan memprioritaskan pekerjaan terlebih dahulu sehingga mengambil kuliah setelah jam pulang kerja atau Sabtu-Minggu. Sementara untuk yang kuliah dengan jam reguler apalagi di universitas negeri, maka jadwal bekerjalah yang seharusnya menyesuaikan dengan jadwal kuliah agar keduanya bisa berjalan dengan lancar.

Kita harus memastikan bahwa pihak kantor mengetahui hal tersebut. Buatlah semuanya secara transparan. Mengapa harus demikian? Karena apabila ada urusan di kampus yang penting seperti UTS, UAS, atau bahkan sidang skripsi sekalipun, Anda akan mendapatkan dispensasi dari kantor.

Ketika kita memutuskan untuk bekerja sambil kuliah, pastikan kita memiliki pengaturan atau manajemen waktu yang baik. Perlu diketahui, menjalankan keduanya secara bersamaan tidaklah mudah, tapi juga tidak sesulit yang Anda kira kalau Anda menerapkan manajemen waktu yang baik.

Cukup dimulai dengan langkah awal yang simpel saja, yaitu membuat jadwal kuliah dan pekerjaan Anda tidak bentrok satu sama lain. Jangan lupa untuk selalu selesaikan pekerjaan tepat waktu di kantor, dan sisihkan waktu lebih dalam sehari untuk mengurus tugas-tugas di kampus. Tetaplah bekerja untuk dapat mengumpulkan tabungan masa depan untuk masa depan nanti.

#tabunganmasadepan

22 08, 2017

Menabung dan Kesulitanya

By | 2017-08-28T07:19:29+00:00 August 22nd, 2017|article|0 Comments

Menabung merupakan hal baik yang sudah diajarkan sejak kecil oleh orang tua maupun oleh guru kita. Hampir semua orang yang pernah menginjakkan kakinya di sekolah akan mengerti dan paham benar tentang manfaat menabung. Namun, tidak mudah untuk mewujudkan realisasinya. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi untuk dapat menabung dengan rajin dan disiplin.

Meski terlihat mudah dan tidak merepotkan, namun pada kenyataannya kegiatan menabung kerap menjadi salah satu hal yang sulit untuk dijalankan oleh sebagian besar orang. Bukan hanya oleh mereka yang masih belum dewasa saja atau masih berusia sekolah, bahkan oleh mereka yang telah bekerja dan memiliki penghasilan sekalipun, kegiatan ini terasa sulit untuk dijadikan sebagai kebiasaan.

Selalu ada banyak alasan untuk menunda dan tidak kunjung memulai kegiatan menabung tersebut, meskipun telah memiliki sejumlah penghasilan. Alasan ini bisa saja beragam, mulai dari: gaji yang terlalu kecil, pengeluaran yang selalu membengkak, atau bahkan penghasilan yang tidak pernah cukup untuk menutupi semua kebutuhan.

Ketika Anda berencana untuk melakukan sebuah kegiatan, tentu Anda akan mempertimbangkan dampak baik dan buruknya. Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk membiasakan diri dalam menabung. Jika Anda memahami dengan baik manfaat yang akan didapatkan atas kegiatan tersebut, maka keinginan untuk segera dan terus menabung juga akan semakin besar.

Sejumlah pengeluaran bisa saja muncul secara mendadak dan segera membutuhkan dana yang cukup. Hal-hal seperti inilah yang patut dijadikan alasan mengapa penting untuk memiliki tabungan. Bukan hanya itu saja, pertimbangkan juga untuk memiliki investasi di masa yang akan datang, yang tentunya bisa dimulai dari sekarang dengan cara menabung terlebih dahulu.

Artinya, kegiatan menabung ini bisa juga dilibatkan untuk mencapai tujuan keuangan di masa yang akan datang, di mana tujuan tersebut mungkin saja tidak bisa dicapai dalam kurun waktu yang cepat akibat minimnya pendapatan saat ini.

Apapun yang Anda butuhkan di dalam keuangan, pastikan untuk selalu memiliki banyak alasan untuk menabung, berapapun jumlah pendapatan saat ini. BPR Jawa Tengah selalu siap menerima tabungan Anda.

#bprjawatengah

 

21 08, 2017

Tips untuk Menghemat Biaya Membangun Rumah Minimalis

By | 2017-08-21T02:31:47+00:00 August 21st, 2017|article|0 Comments

Rumah merupakan bentuk kebutuhan pokok yang harus kita penuhi. Namun kita juga mengenal jenis investasi properti dimana rumah juga dapat kita jadikan tabungan masa depan berupa invetasi properti. Maka dari itu, banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan rumah untuk ia jadikan investasi maupun ladang usaha. Dengan menyewakanya saja kita akan mendapatkan pemasukan pasif yang potensial dari kepemilikan rumah yang kita punyai. Tentu hal ini tergantung lokasi dari rumah tersebut.

Rumah minimalis pun kini memiliki nilai yang cukup tinggi. Tentu jika lokasinya berada di area strategis. Berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan rumah minimalis yang hemat biaya.

Pertama adalah pemilihan tenaga kerja profesional yang dapat diajak negosiasi. Karena salah satu pos anggaran terbesar dalam membangun sebuah rumah adalah biaya tenaga kerja. Karena itu, cobalah untuk mendapatkan tenaga kerja yang profesional. Pastikan pula untuk merundingkan berbagai hal sampai sedetail mungkin.

Hal yang kedua adalah pilihan bahan baku. Dengan mempertimbangkan pemilihan bahan baku, kemungkinan melakukan penghematan bisa saja terjadi. Saat ini semakin banyak material atau bahan baku yang berkualitas dengan harga pantas untuk dipilih dalam membangun sebuah rumah.

Harga tanah sangat berpengaruh juga pada total keseluruhan biaya. Semakin strategis lokasinya, kemungkinan biaya yang harus disiapkan untuk membeli tanah juga makin besar. Pilih dengan saksama agar tak menyesal nantinya.

Selalu perhatikan informasi terbaru. Membangun rumah dengan konsep minimalis adalah solusi untuk menekan besaran biaya yang harus dikeluarkan. Namun, tetap saja harus cermat agar tak ada faktor pemborosan sehingga menyebabkan pembengkakan anggaran. Untuk itu, selalu perhatikan informasi terbaru yang ada, baik harga tanah, material, maupun tarif pekerja.

#tabunganmasadepan

9 08, 2017

Maksimalkan Keuntungannya Bisnis Anda

By | 2017-08-21T02:33:18+00:00 August 9th, 2017|article|0 Comments

Dalam berbisnis, kegagalan bisa saja terjadi. Namun banyak dari mereka yang berhasil bangkit dari kegagalan akhirnya menjadi pebisnis sukses. Ada tantangan tersendiri saat menjadi pebisnis. Berbagai rintangan dan tantangan akan menjadi hal-hal yang dihadapi selama menjalankan bisnis. Bisa saja kegagalan akan dihadapi dalam menjalankan bisnis. Namun, hal ini tak boleh menjadi alasan untuk menyerah.

Dalam menjalankan bisnis, sangat penting untuk menampilkan wajah dari bisnis yang sedang dijalankan. Maksudnya, apa yang bisa membuat pelanggan langsung mengenali atau akrab dengan bisnis yang sedang Anda jalankan. Inilah yang disebut sebagai kekhasan. Butuh inovasi dan kreativitas untuk menciptakan dan menampilkan kekhasan tersebut.

Kekhasan yang jarang ditemukan di bisnis lainnya biasanya yang mudah diingat dalam benak pelanggan. Kekhasan inilah yang kemudian mendorong pelanggan untuk membeli atau menggunakan jasa yang Anda tawarkan. Biasanya kekhasan ini terdapat pada brand, tagline, harga, ataupun kualitas. Seperti yang ditampilkan Nike dengan logo centangnya dan tagline “Just Do It”.

Selain itu, rencana sangat penting. Karena itu, jangan lupa untuk menyusun rencana dalam menjalankan bisnis. Perencanaan bisnis yang matang akan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan bisnis.

Susunlah rencana dengan matang dan detail. Apa yang ingin dimasukkan ke dalam rencana bisnis bisa dimulai dari visi dan misi yang ingin dicapai, membuat gambaran perusahaan dan produk, rencana pemasaran, analisis pasar, analisis kompetitor, analisis SDM, analisis keuangan, analisis risiko, serta rencana pengembangan usaha. Jangan lupa untuk membuat target yang ingin dicapai.

Semakin semangatlah dalam menjalankan bisnis agar tabungan masa depan kita semakin bertambah banyak di kemudian hari.

#tabunganmasadepan

24 07, 2017

Punya Penghasilan di Atas UMR Lebih Menjamin Pengajuan KPR

By | 2017-08-21T02:33:26+00:00 July 24th, 2017|article|0 Comments

Sudah jadi cara umum yang dilakukan orang untuk memiliki rumah dengan cara pengajuan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Mengumpulkan dana sebanyak ratusan juta bukanlah perkara mudah. Kalaupun bisa, hanya sedikit orang yang bisa menuhinya dalam waktu singkat. Padahal rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus segera dipenuhi.

Selain itu harga rumah juga mengikuti inflasi. Jadi, tiap tahun pasti naik. Dan kenaikannya lebih besar dari kenaikan rata-rata UMR, yaitu 10% per tahun. Tentunya tidak mau kan? Sudah susah payah mengumpulkan dana, tapi malah kurang.

Begitupun dengan usia maksimal seseorang dalam mengajukan KPR. Kebanyakan Bank akan enggan meloloskan KPR ketika yang mengajukan berusia lebih dari 40 tahun. Logisnya, bagaimana mungkin nasabah yang berusia 42 tahun melunasi KPR dengan tenor 30 tahun jika pada umur 65 tahun, ia sudah pensiun? Karena itu dalam usia 20-an, segeralah ambil KPR.

Selain usia, ada faktor lain yang juga sangat menentukan pengajuan KPR kita, yaitu penghasilan kita per bulannya. Kenapa bisa demikian? Katakanlah rumah yang ingin dimiliki berada di kawasan metropolitan seperti Jabodetabek. Kita ambil contoh harga termurah yaitu sekitar Rp480 juta dengan tipe 38/72. Bank akan memberikan plafon kredit sekitar Rp384 juta atas KPR yang diajukan dengan tenor 25 tahun. Maka tiap bulannya, KPR yang harus dibayar sebesar Rp3.192.100. Jika penghasilan Anda tidak melebihi UMR Jabodetabek sekarang yaitu Rp3.350.000, maka Anda akan kesulitan untuk mengajukan KPR. Kecuali Anda sudah menikah dan menggabungkan penghasilan Anda berdua sehingga di atas UMR. Mengambil rumah subsidi bisa juga dijadikan solusi untuk memecahkan persoalan penghasilan ini.

#tabunganmasadepan

21 07, 2017

Ajarkan Anak Menabung Sejak Dini

By | 2017-08-21T02:34:49+00:00 July 21st, 2017|article|0 Comments

Mengajarkan anak untuk berbagai di dalam kehidupan adalah salah satu kewajiban orang tua. Beberapa kegiatan akan sangat baik dilakukan sejak mereka masih kecil, termasuk perihal mengatur keuangan dan memperkenalkan berbagai hal di dalamnya kepada mereka. Memperkenalkan uang kepada anak serta mengajarkan bagaimana cara menggunakannya dan mengelolanya dengan baik adalah salah satu upaya orang tua dalam mendidik anak.

Salah satu hal yang wajib diajarkan orang tua kepada anak-anaknya adalah kegiatan menabung. Pengenalan menabung bertujuan agar anak-anak mengenal dan mengerti perihal kegiatan ini sejak awal. Memperkenalkan uang sejak dini kepada anak harus dilakukan dengan bijak. Jangan sampai anak kita salah dalam memperlakukan uang yang dimilikinya.

Menghitung adalah salah satu tahap penting yang akan dilakukan anak pada usia mereka yang masih terbilang kecil. Hal ini akan sangat menarik minat anak pada berbagai hal di sekitar mereka, termasuk pada berbagai hal mengenai uang. Saat-saat seperti itulah yang menjadi waktu yang tepat untuk mengajarkan mereka mengenai uang. Misalnya, mengajarkan anak mengenai nilai uang, bentuk uang, dan juga memberitahu mengenai fungsinya secara sederhana.

Sehingga nantinya anak kita akan sadar pentingnya kegiatan menabung untuk masa depanya. Kenalkan juga pada dunia perbankan seperti BPR Jawa Tengah yang dapat menambah minatnya dalam menabung. Di sana akan ada banyak tabungan rakyat yang dapat kita manfaatkan dan dapat dimanfaatkan pula oleh anak kita nantinya.

Tabungan masa depan untuk anak kita juga perlu kita persiapkan. Biaya pendidikan yang berkualitas untuk anak kita juga tidak sedikit biayanya. Maka dari itu kita harus mempersiapkanya pula sejak dini.

#bprjawatengah

 

20 07, 2017

Mari Susun Kehidupan Sukses di Masa Depan

By | 2017-08-21T02:34:56+00:00 July 20th, 2017|article|0 Comments

Pada momen tertentu kita tentu membutuhkan pengeluaran untuk membuat momen tersebut menjadi lebih berarti. Ulang tahun salah satunya. Di balik perayaan momen tersebut, tentu akan menghabiskan banyak biaya. Termasuk akan sedikit menguras isi tabungan masa depan kita.

Kita harus pandai mengarahkan pikiran kita ke arah yang lebih positif. Hal ini akan menjadi salah satu poin penting dalam menciptakan perubahan ke arah hidup yang lebih baik. Ketika menilai pekerjaan yang dijalani begitu sulit dan tidak menyenangkan,tentu kita akan menemui berbagai kendala di dalamnya. Misalnya, jadwal kerja terasa makin padat, rekan kerja yang menjengkelkan, atau pekerjaan yang membosankan. Berbagai macam pikiran buruk cenderung membuat pandangan buruk terhadap hal apa pun. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu fokus dan berpikir positif terhadap segala sesuatu.

Kita juga sebaiknya jangan terbawa hal-hal yang bersifat pribadi di dalam pekerjaan kita. Apalagi kalau Anda adalah seorang yang begitu perasa dan langsung menilai secara negatif terhadap seseorang yang tidak memberi respons baik.

Bersyukur adalah pedoman klasik bagi siapa saja yang ingin sukses dalam hidupnya. Mungkin hampir semua sudah tahu perihal pentingnya bersyukur. Namun tidak semua orang mengerti mengapa kita harus pandai bersyukur. Rasa syukur dalam diri seseorang terbukti dapat membuat kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan di dalam hidup menjadi lebih mudah. Anda juga bisa melakukan hal tersebut. Ingatlah, betapa Anda adalah seorang pribadi yang sangat beruntung dengan berbagai pencapaian yang patut disyukuri. Semua akan terasa lebih menyenangkan dan mudah untuk dilakukan.

#tabunganmasadepan